Skip to content

Akuntansi Internasional 12.5 UKURAN KINERJA YANG TEPAT

April 28, 2013

NAMA : PUTRI INDRIASARI

NPM : 22209360

JUDUL BAB  : 12.5 UKURAN KINERJA YANG TEPAT

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.  Akuntansi sebuah bahasa bisnis

 Akuntansi adalah alat menyampaikan informasi keuangan dari sebuah entitas usaha untuk melakukan kegiatan bisnis. Dengan akuntansi dapat diperoleh informasi keuangan yang dibutuhkan jika dilihat dari perspektifnya. Jadi, dapat dikatakan akuntansi merupakan alat komunikasi. Oleh karena itu, akuntansi disebut bahasa bisnis dan Bahasa yang dapat dipelajari, demikian pula akuntansi perlu dipelajari agar dapat terjadi komukasi bisnis antar pihak-pihak yang berkepentingan.

1.2  Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen

 Perkembangan bisnis terdapat pemisahan fungsi kepemilikan dan fungsi pengelolaan. Pada tahap ini mulai terjadi 2 kelompok pemakai laporan keuangan yaitu manajemen, sebagai pihak internal perusahaan dan pihak eksternal yang antara lain terdiri dari investor dan kreditor. Manajemen dengan pemakai ekternal memiliki tujuan yang berbeda. Manajemen memerlukan informasi akuntansi sehubungan dengan fungsi manajerialnya, sedangkan pemakai ekternal menggunakannya sesuai dengan kepentingannya masing-masing yang tidak terkait dengan fungsi manajemen.

Oleh karena itu, timbul 2 tipe akuntansi, yaitu akuntansi manajemen yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen dalam melaksanakan fungsi-fungsi perencanaan dan pengendalian  serta pengambilan keputusan.

1.3  Perkembangan Praktik Akuntansi

Praktik akuntansi terus berubah sesuai dengan kebutuhan baik kebutuhan pelaksana akuntansi (sebagai penyedia informasi) maupun kebutuhan penerima atau pencari informasi tersebut. Sebelum perang dunia kedua, pengaruh akuntansi inggris mendominasi seluruh Negara berbahasa inggris dan pengaruh prancis-jerman menembus Negara-negara yang menerapkan hokum undang-undang (code low) seperti belgia, jepang, swedia, dan swiss.Sampai dengan awal tahun 1990 an, AS merupakan kekuatan yang gemilang dalam akuntansi global. AS lebih baik dari Negara-negara lain dalam  hal pengeluaran riset akuntansi, jumlah publikasi akuntansi, dan lulusan perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi akuntansi. Oleh karena itu, sampai dengan awal tahun 1990-an, diversitas yang substansial masih merupakan cirri iklim akuntansi dunia.

1.4  Diversitas Akuntansi

Berikut ini uraian mengenai diversitas akuntansi tersebut dilihat dari aspek pengukuran asset dan kewajiban dan aspek penentuan modal dan laba periodic.

1.4.1 Pengukuran Aset dan Kewajiban

              Para akuntan masih mengukur sebagian besar asset bisnis dunia atas dasar biaya-biaya historis ( hystorical cost). Aplikasi pengukuran biaya-biaya sekarang (current cost) mungkin akan segera menggantikan, atau paling tidak mendominasi, biaya-biaya historis (hystorical costs) dalam prakti-praktik akuntansi. Yang telah dapat dilihat pada awal abad ini adalah pada international financial reporting standards (IFRS) yang diterbitkan oleh IASB. IFRS yang lebih banyak menggunakan fair value, telah menggusur pilihan terhadap PABU AS yang banyak menggunakan biaya-biaya historis.

1.4.2 Penentuan Modal dan Laba Periodik

             Hubungan antara asset dan kewajiban dengan penentuan laba periodik tentu saja menimbulkan efek resiprokal. Biasanya overstatement atau understatement asset atau kewajiban dilaksanakan melalui inklusi atau eksklusi laporan laba-rugi yang bersangkutan. Namun, harus juga dicatat  bahwa terdapat banyak variasi procedural yang lebih kecil. Misalnya, goodwill yang dibeli boleh diamortisasi sama sekali. variasi procedural yang mirip juga berlaku untuk biaya riset dan pengembangan, biaya eksplorasi minyak dan mineral, biaya promosi penjualan, pendidikan, dan pelatihan staf, dan berbagai transaksi atau kejadian lain.

1.5   Peran Akuntansi

 Peran akuntansi berbeda antar Negara. perbedaan peran ini dapat mempengaruhi orientasi dan kandungan informasi laporan keuangan yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan dimasing-masing Negara, yang selanjutnya akan mempengaruhi cara interpretasi dan penggunaan laporan keuangan tersebut. Pasar modal domestic mungkin mempunyai dampak yang halus tetapi luas dan kekal terhadap perkembangan akuntansi disuatu Negara. Tetapi akuntansi bukan hanya dipengaruhi, melainkan juga mempengaruhi pasar modal domestic. Disatu sisi, tuntutan pasar modal memberikan dasar pikiran untuk mengadopsi suatu bentuk akuntansi tertentu. Sebaliknya akuntansi dianggap sebagai suatu persyaratan bagi pertumbuhan pasar modal domestik.

1.6  Korporasi  multinasional dan keterlibatannya dalam bisnis internasional

aliansi strategis merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai variasi kolaborasi yang mempunyai artti penting strategi bagi satu atau lebih pihak yang terlibat. Aliansi strategi meliputi persetujuan pemberian lisensi, persetujuan waralaba, kontrak manajemen, dan kepemilikan bersama perusahaan asing. Pemilihan aliansi strtegi tergantung pada faktor-faktor hukum, besarnya biaya, kompensasi, risiko, pengendalian, dan kompleksitas produk. Bentuk keterlibatan lainnya yaitu investasi langsung. Jika dua atau lebih perusahaan menjalankan suatu usaha bersama, maka usaha tersebut disebut joint venture, yang merupakan suatu bentuk aliansi strategis yang lain. Joint venture ini merupakan solusi dari ketiadaan dana atau ketiadaan keahlian manajerial atau karena investor bersandar pada kemampuan sekutu local. 

  

1.7   pengertian akuntansi internasional

 Akuntansi internasional mencakup akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Berarti akuntansi internasional bukan tipe akuntasi tersendiri. Akuntansi internasional mencakup akuntansi keuangan dan akuntansi  manajemen dalam perspektif internasional.

Akuntansi manajemen berkenaan dengan penyediaan informasi untuk membantu manajemen dalam mengoperasikan perusahaan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. terutama pada perusahaan pencari laba, akuntansi manajemen berfokus pada upaya efisiensi yang berupa

1) Pemanfaatan secara maksimal fasilitas perusahaan 

2) Minimisasi pajak. Upaya minimisasi pajak ini dipersulit oleh faktor-faktor lain yang berbeda antar Negara.

1.8   Lingkup Akuntansi Internasional danOrganisasi Buku ini

Mempelajari akuntansi adalah mempelajari tentang apa dan bagaimana mencatat dan melaporkan transaksi-transaksi keuangan serta bagaimana menginterpretasi dan menganalisis laporan keuangan. Akuntansi internasional adalah akuntansi yang mempunyai perspektif internasional. Dalam perspektif internasional, akuntansi berkenaan dengan diversitas akuntansi dan keragaman yurisdiksi. Diversitas akuntansi merupakan problem yang telah, sedang, dan akan terus diupayakan solusinya. Sedangkan keragaman yurisdiksi merupakan kenyataan yang harus diterima. Pembahasan yang menyangkut diversitas akuntansi tentu saja termasuk dalam bidang akuntansi keuangan.

12.5 UKURAN KINERJA YANG TEPAT

Memilih basis pengukuran kinerja yang tepat adalah hal yang penting dilakukan pada awal proses anggaran. Sebuah basis tunggal dapat dipergunakan untuk semua unit bisnis dalam sebuah MNC adalah sebuah hal yang jarang ditemukan, jadi sementara unit material dan biaya tenaga kerja, kualitas produk, dan tingkat produksi atau tingkat penggunaan kapasitas pabrik adalah tepat untuk divisi manufaktur di Indonesia, pendapatan penjualan, pangsa pasar, dan kepuasan pelanggan merupakan ukuran yang bermakna bagi divisi penjualan regional yang berlokasi di singpura.

Pemilihan ukuran kinerja yang tepat menuntut manajemen korporat untuk mereview secara periodis kriteria masing-masing unit sebagai peran strategisnya dalam perubahan perusahaan atau lingkungan bisnis lokalnya berkembang. Sebagai contoh adalah anak perusahaan Adidas yang berada di hongaria mempunyai peran strategis yang berbeda untuk perushaan dibandingkan sekarang, karena daya beli masyarakat Hongaria yang terbatas dan restriksi tentang repatriasi laba yang keluar di Hongaria, maka Adidas kurang memperhatikan kontribusi anak perusahaan yang berada di Hongaria dalam perolehan laba. Tujuan utama saat itu hanya memperkenalkan produk dan menciptakan visibilitas produk Adidas kepada masyarakat Hongaria. Karena integritas Hongaria dengan Uni eropa memungkinkan Hongaria memiliki ekspetasi yang berbeda dengan anak perusahaanya. Dalam hal ini menunjukan bahwa bukan hanya kriteria pengukuran kinerja yang sama yang tidak tepat diterapkan dalam unit yang berbeda,  namun kriteria yang sama yang diterapkan pada suatu unit bisnis juga tidak tepat untuk diterapkan pada berbagai titik waktu yang berbeda.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: